Tentang Buka Puasa

Bulan puasa identik dengan undangan berbuka puasa di sana-sini.

Tidak jarang undangan tersebut dibuat dalam bahasa Inggris.

Di sini komplikasi terjadi.

Sebagian menggunakan istilah “breakfasting”, sebagian lainnya menggunakan “fast-breaking” untuk “buka puasa”.

Manakah yang tepat?

Tentang “fast-breaking” dijelaskan sebagai berikut…

(adj) – occurring rapidly as a series of events in rapid succession; “the broadcast was interrupted by a fast-breaking news story about the invasion” ~ The Free Dictionary

(adj) – of a news story : becoming news suddenly in rapidly revealed successive details ~ Merriam-Webster

Sementara “breakfasting” adalah bentukan “verb + ing” yang menyatakan kata kerja yang sedang berlangsung atau wujud benda abstrak dari kata kerja yang dimaksud. CMIIW.

Baik “fast-breaking” maupun “breakfasting” tidak ada yang mendekati makna “berbuka puasa”, walaupun “breakfasting” lebih identik dengan kegiatan makan.

Oke. Kalau kamus dan tata bahasa tidak dapat menjawab pertanyaan saya, kita coba lihat penggunaannya secara massal. Di media massa. Yang berbahasa Inggris tentunya.

Yudhoyono to attend fast-breaking event at National Police headquarter ~ The Jakarta Post

Vendors Selling Fast-Breaking Snacks May Soon Be Pushed From Side of Road – The Jakarta Globe

Setidaknya kedua media massa tersebut sepakat menggunakan istilah “fast-breaking” sebagai kata benda untuk “buka puasa”.

Izinkan saya mengutip menggunaan istilah serupa dari Wikipedia:

Iftar (Arabic: إفطار‎ ifṭār “breakfast”), refers to the evening meal when Muslims break their fast during the Islamic month of Ramadan.

Each day before dawn, Muslims observe a pre-fast meal called suhoor. After stopping a short time before dawn, Muslims begin the first prayer of the day, the Fajr prayer.[20][21] At sunset, families hasten for the fast-breaking meal known as iftar.

Considering the high diversity of the global Muslim population, it is impossible to describe typical suhoor or iftar meals. Suhoor can be typical breakfast foods, ethnic foods, or leftovers from the previous iftar.

In the evening, dates are usually the first food to break the fast; according to tradition, Muhammad broke fast with three dates. Following that, Muslims generally adjourn for the Maghrib prayer, the fourth of the five daily prayers, after which the main meal is served.[22]

Nah.. walaupun kata orang jangan bergantung pada referensi dari Wikipedia, dalam hal penggunaan istilah yang baik dan benar kali ini, saya akan mengamini penjelasan dari sini dan sini.

Fast-breaking (noun) : buka puasa (kata benda abstrak)

Break the fast (verb) : berbuka puasa (kata kerja)

Karena pada akhirnya bahasa adalah sebuah konsensus.

Gimana? Masuk akal kan?

tajil

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *