Tentang Cinta Dalam Secangkir Kopi

20130715-234153.jpg

Atau dalam segelas kopi. Atau apapun wadahnya.

Lalu apa hubungan kopi dan afeksi?

Keduanya harus sebaiknya dinikmati sesuai takaran. Berlebihan tidak baik. Kekurangan pun tidak baik.

Lalu bagaimanakah takaran yang pas?

Tiap-tiap orang tentu punya takaran-yang-pas masing-masing. Satu cangkir penuh sekali waktu. Setengah cangkir sekali waktu. Setiap pagi siang sore malam. Cukup pagi dan sore saja. Nikmati sendirian dalam sepi. Nikmati bersama dalam ramai. Kekurangan bikin cranky. Kelebihan bikin mual.

Nikmati dengan caramu sendiri.

Ini sih teori saya.

Disclaimer: Credit goes to the scribbling owner.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *