Eulogi Untukmu

Salah satu dari kita akan mati duluan.  Itu hampir pasti.  Bisa saja kita mati bersamaan, tapi itu terlalu manis untuk jadi kenyataan; karena seharusnya terasa pahit manis.

Kamu menitipkan eulogi padaku, seakan mengambil giliran pertama.

Maka ini kucatatkan untukmu.  Agar kamu mengerti, aku memegang janji.

Semua pesanmu telah kusimpan dalam memori, walau tidak sepenuhnya kupahami.  Akan kusampaikan salam untuk mereka yang kau cintai, kata demi kata sesuai yang kau titipkan.

Simpan ini yang kucatatkan untukmu.  Agar kamu mengerti, aku tak ingkar janji.

Bila hampir tiba saatmu nanti, carilah seorang pengganti.  Pada hari itu aku telah menanti, saat kita bertemu kembali.

*menjawab tantangan seorang kawan, membuat cerita 100 kata seperti di sini :)

2 Thoughts.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *