Hujan telah berhenti saat kulangkahkan kaki menuju halte Trans Jakarta Kuningan Timur. Dingin angin malam kubiarkan mengacak rambutku tak tentu arah.

Bus menuju Ragunan baru saja mendengus meninggalkan asap knalpot. Tak apa-apa, aku tidak sedang terburu-buru pulang.

Bisa kulihat lampu ruang kantor di lantai 16 yang masih menyala. Banyak pekerjaan yang harus diselesaikan tim malam itu.

Dua lantai di bawahnya, lampu masih juga menyala. Aneh. Biasanya kantor mereka tidak sesibuk itu.

Sebentuk siluet muncul di dekat jendela. Rasanya aku pernah bertemu sosok itu di lift, walau tanpa tegur sapa.

Handphoneku bergetar. Sebuah pesan masuk.

“Rasanya kita pernah bertemu. Senang melihatmu juga.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *