Hey Kamu

Kamu berubah.

Kamu gak lagi meluangkan waktu untuk aku, untuk kita, untuk kami.

Gak ada lagi makan siang bareng. Gak ada lagi makan malam bareng. Dan sepertinya pungguk-merindukan-bulan berharap kamu mau makan tengah malam bareng.

Gak ada lagi obrolan ngalor ngidul yang kadang serius kadang santai bareng kamu.

Seperti ada jarak. Seperti ada dinding pemisah. Yang seperti angin — tidak terlihat tapi terasa.

Ah kamu. Aku, kami cuma kangen kamu kok. Kangen adanya kamu ditengah-tengah kami. Gak usah makan bareng, gak usah ngobrol bareng. Cukup ada kamu diantara kami.

-Aku,
Si pemilik tulisan cakar ayam pada sebuah post-it yang diam-diam ditempelkan ke botol minum kamu.

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked. *

Related articles