Tentang Improvisasi

Saya sedang membaca — on and offBossypants, autobiografi Tina Fey.

Pada salah satu bab, Tina bercerita tentang keikutsertaanya di improv class (semacam kelas stand up comedy). Menurut Tina ada empat aturan improvisasi dari improv class tersebut, yang juga berlaku dalam keseharian kita.

Pertama, Agree. Setuju dan bilang “Ya” pada apapun yang sudah dilontarkan orang lain. Ini bukan berarti tunduk pada keinginan orang lain, tetapi menghargai skenario yang sudah diciptakan orang lain. Minimal kita sudah membuka pikiran untuk ide orang lain. Bilang “Ya”, lalu kita lihat bagaimana selanjutnya.

Kedua, Yes, And. Bukan cuma bilang “Ya”, tetapi juga kemukakan pendapat kita. Bandingkan skenario berikut:

A: Belakangan hujan terus.
B: Iya ya..

Dengan yang berikut:

A: Belakangan hujan terus.
B: Iya ya.. Gue sih suka hujannya, tapi gak suka macet sama banjirnya.

Intinya, jangan takut berkontribusi. Pastikan ada ‘sentuhan’ kita dalam setiap diskusi.

Ketiga, Make Statements. Jangan cuma ngelempar pertanyaan, tapi juga ngelempar pernyataan. Apapun masalahnya, ambil bagian dalam solusinya. Nah.. pernyataan ini bisa dalam bentuk suara maupun tindakan.

Keempat, There Are No Mistakes. Yang ada hanya kesempatan. Ada hal-hal yang gak bisa kita hindarkan, sehingga tindakan kita terlihat sebagai kesalahan. Menjelaskan diri pun gak akan memperbaiki kesalahan itu. In improv there are no mistakes, only beautiful happy accidents.

Setuju deh, Tina.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *