Gak perlu pakar komunikasi kelas dunia untuk ngasih tau kalau ngobrol bisa somehow meringankan ‘beban’ seseorang.

Termasuk beban bernama zona nyaman-yang-tidak-nyaman di tempat kerja.

Masalahnya tinggal memilih teman ngobrol & timing yang sesuai.

Yang saya alami hari ini bukan hanya mengangkat bobot berlebih pada pikiran & perasaan, tetapi juga memotivasi untuk berbuat sesuatu tentang kondisi ini.

Tinggal bagaimana saya mempertahankan kesadaran ini.

Nah.. Selain siapa & kapan, pertimbangkan juga di mana kita ngobrol. Jangan di rel kereta kaya begini juga sih..

image

One thought on “Ngobrol yuk!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *