Menikmati Hening

Tadi malam, dalam perjalanan pulang menggunakan layanan Uber, seperti biasa saya duduk di kursi penumpang depan, di samping kursi sopir. Sambil menyimak jalanan, menikmati musik yang mengalun dari suatu stasiun radio, dan sesekali mengintip keriaan yang dibagikan di teman-teman media…

Bertindak dan Merasa

Awal bulan lalu saya membagikan lewat Path e-poster program “Act & Feel, Pertolongan online untuk depresi di Indonesia”. Saya terpanggil untuk mengikuti program tersebut karena ada kalanya saya merasa seperti bola karet dalam genggaman yang terlalu erat dan berada di…

Sudah tiga tahun saya bersendiri, dalam sepetak kamar kos ukuran tiga kali tiga meter. Ukuran yang cukup untuk beristirahat, menumpuk barang, dan beraktivitas pribadi. Di luar cerita umum seputar nasib anak kos (termasuk hubungan gelap dengan mie instan dan lauk…

​​Kalau ada manusia –selain kedua atau salah satu orangtua– yang bisa menerima dan menyayangi kita apa adanya, kemungkinan besar adalah nenek atau kakek. (Atau kalau kamu cukup beruntung, ada “dia” –siapapun definisi “dia” di kamus kamu; kalau kamu belum beruntung,…

Kota Ini Kembang Api*

Pijarnya memukau, menyemburat hangat Membuat kepala hingga kakiku terpana Sekadar memandang-mandanginya Selagi ia menyala-nyala di dalam gelap, walau hanya sesaat Sebelum meredup dan meninggalkan bau yang terus menetap dalam sela dan rongga   *Judul dan isi tulisan ini dibuat sebagai apresiasi atas buku…

Cklek. Pssshh. Ada sensasi menenangkan dari bunyi sekaleng minuman berkarbonasi yang baru dibuka. Ada harapan bahwa minuman itu akan membilas masalah yang tengah melumuri tubuh si peminum. Setidaknya itu caraku membalas tekanan dari luar yang mendesak ke dalam pikiranku. Cara…

Sabtu lalu saya main ke Pasar Santa, menyambangi Post Santa yang tengah menyajikan koleksi #BeyondHaruki (Murakami, tentunya).  Terakhir saya ke sana, proyek pembangunan jalan layang di Wolter Monginsidi belum memperlihatkan wujudnya (baca: penyempitan jalan), parkiran pasar penuh mobil-mobil kelas menengah…