#Potong10Persen Dimulai dari Diri Sendiri

Kalau department store mengadakan promo potong harga puluhan persen jelang hari raya tentu sudah biasa. Nah, kali ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang mengadakan kampanye #Potong10Persen.

Eits! Jangan salah paham dulu. Kampanye #Potong10Persen memang kampanye diskon, tepatnya diskon penggunaan energi lewat gerakan #Potong10Persen yang digelar serentak di Denpasar, Balikpapan, dan Makassar pada Minggu 21 Mei 2017. Kampanye hemat energi ini tentunya bukan yang pertama kali kita–setidaknya saya–dengar. Kamu yang seumuran dengan saya tentu masih ingat jingle “Hemat energi, hemat biaya” dari iklan layanan masyarakat ini.

Kampanye #Potong10Persen kali ini sebenarnya menjadi pengingat buat kita untuk mengaplikasikan gerakan hemat energi secara nyata, dimulai dari rumah tangga sendiri (sampai bangunan komersial dan gedung pemerintahan).

Menghemat sebanyak 10% pemakaian listrik mungkin terdengar kecil, tetapi jadi solusi yang paling memungkinkan untuk kita lakukan dalam mewujudkan energi berkeadilan dan merata di Indonesia. Mau tahu faktanya? Cek infografik berikut ini yuk!

Gerakan ini dilatarbelakangi pesatnya pertumbuhan konsumsi energi (seiring pertumbuhan ekonomi) di tengah penurunan jumlah cadangan energi fosil yang saat ini masih menjadi sumber utama energi listrik di Indonesia. Gerakan ini bertujuan mewujudkan energi berkeadilan, yaitu membantu pengadaan akses listrik di wilayah terpencil di Indonesia. (Gak usah yang terpencil deh; coba nyeberang ke Kepulauan Seribu deh, masih ada pulau yang akses listriknya terbatas; padahal masih dalam wilayah provinsi ibukota.)

Nah, bagaimana sih cara menghemat energi dalam kehidupan sehari-hari? Dari sisi perorangan atau rumah tangga, setidaknya ada 3 hal yang bisa kita lakukan:

  • Pilih: Pilih peralatan elektronik yang hemat energi.
  • Matikan: Matikan lampu dan alat elektronik yang sedang tidak dipakai.
  • Cabut: Cabut alat elektronik yang tidak sedang dipakai supaya tidak dalam posisi stand by.

Memang mudah. Yang sulit itu mengubah cara pandang kita tentang penggunaan listrik. Coba jujur sama diri sendiri​: seberapa sering kita membiarkan penggunaan listrik yang tidak perlu dengan alasan “Ya udah sih, kan gue bayar juga”? Padahal kita tahu perkara menghemat energi itu bukan tentang mampu membayar atau tidak, melainkan tentang memakai sesuai kebutuhan.

Kampanye #Potong10Persen di Denpasar ditandai dengan kegiatan fun bike dan senam pagi yang dilakukan di area car free day Denpasar, dan ditutup dengan sajian musik dari The Dance Company.

Foto oleh Leo Muliadi (IG @leomuliadi)
Foto oleh Leo Muliadi (IG @leomuliadi)

Kalau kata Michael Jackson, “If you wanna make the world a better place, take a look at yourself and make then make a change.” Buat saya gerakan ini pada skala perorangan atau rumah tangga bisa jadi langkah awal perubahan untuk energi berkeadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Yuk #Potong10Persen ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked. *

Related articles