Review Recap: On The Road

 

 

wpid-wp-1441730368500.jpg

Wiken lalu saya menonton film ini karena disadur dari novel yang masuk daftar buku yang harus dibaca versi beberapa website. Gak ada bukunya, coba filmnya dulu deh. Dan disemangati IT guy meja sebelah yang berusaha mencekoki saya dengan film-film K Stew setelah komentar saya tentang si mbak yang mukenye begitu-gitu saja di beberapa film.

Unfortunately, the story was dragging. Dari awal kita sudah diberi petunjuk kalau para tokoh bakal tiba di satu titik balik. Perjalanan menuju titik itu terlalu panjang dan bertele-tele. Lalu saat tiba di titik balik itu… ya sudah, berlalu begitu aja.

Fortunately, K Stew is at her best with emotionless-forever-horny expression. Film ini menambah panjang daftar “Mana Film K Stew Yang Kata Lo Bagus?” buat IT guy meja sebelah. (OK, pengecualian buat Still Alice; K Stew is on point.)

Mungkin skenarionya yang bikin film ini lamban. Atau mungkin memang novelnya. Yang pasti film ini berkontribusi pada saya untuk mempertanyakan ulang daftar buku yang harus dibaca itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked. *

Related articles