Shoe Fettish

“Suatu hari kamu bakal mati ketiban sepatu, Fanny!” seloroh Ibu melihat kantong-kantong sepatu belanjaanku.

Ah, Ibu tahu apa tentang kesukaanku akan sepatu-sepatu lucu. Buatnya, sepatu tak lebih dari alas kaki. Tapi buatku, sepatu sudah seperti cinta pertama dan terakhir — Raka bisa marah kalau mendengar ini.

***

Malam itu Fanny menjemput Raka di tempat kerja.

Tak seperti biasanya, lorong ke pintu belakang kantor kontraktor ini dipenuhi rak-rak berisi sepatu boot dan helm.

“Kantor kamu lagiĀ midnight sale ya?”

“Pasti menurut kamu sepatu boot ini lucu?” Raka jahil menyodori sepasang sepatu.

Fanny, sambil menahan tawa, tak sengaja menyeruduk salah satu rak.

“Brak! Gedebuk!”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *