Aku terbangun dari tidurku

Ada sesuatu yang memanggil dari luar entah lantai berapa tempat yang bukan rumah

Kulihat bulan raksasa merah darah di hadapan muka, menyelinap di antara dua bangunan yang sama tingginya

Inikah akhir dunia?

Segera kubangunkan adikku, “Berkemas. Sekarang.”

Kubangunkan juga nenekku yang sudah lama tak ada

“Bawa barang yang penting saja. Bawa baju secukupnya,” kataku sementara ia merapikan konde, memasang kacamata

Lalu di depan lemari aku tertegun; mau pakai baju apa

Sungguh sial, di situasi seperti ini pun aku masih bingung mau pakai baju apa

Padahal yang seharusnya kutanyakan adalah: Mau ke mana? Mau lari dari apa? Jika memang ini akhirnya, berlari apa gunanya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *