Tentang Menjadi Keturunan Cina

Kamis lalu saya membaca sebuah nukilan berita tentang pernyataan sikap Plt Gubernur DKI Jakarta Ahok terhadap Ketua Dinas PU DKI Jakarta Manggas di akun Google+ milik Kompas.com.

Mendadak perasaan saya bercampur aduk saat membaca beberapa komentar di post tersebut, yang menyudutkan Ahok karena dia seorang keturunan Cina (atau keturunan Tionghoa, atau apapun sebutannya kali ini).

(Disclaimer: karena pada umumnya nama tersangka pelaku kejahatan disamarkan, maka kedua nama itu saya tutupi.)

Ada rasa marah saat membaca komentar-komentar rasis tersebut. Sekaligus rasa khawatir, karena di tengah masyarakat yang katanya sudah cukup dewasa untuk menerima perbedaan ternyata masih ada orang-orang yang belum akil balig.

Namun pada saat yang sama, saya merasa menyesal kepada oknum ZZZZZZZZZ dan oknum ARRRGGH!, karena sebagai keturunan Cina saya telah ambil bagian dalam masyarakat yang lebih dewasa untuk menerima perbedaan. Maafkan saya yang terlahir sebagai keturunan Cina. Maafkan saya yang lebih dewasa untuk menerima perbedaan daripada kalian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked. *

Related articles