Untuk Perempuan Yang Sedang Berbahagia

Aku menyayangimu seperti saudara.

Tapi, melihatmu bersamanya, aku jadi bertanya : Inikah “bahagia itu sederhana” yang selalu kamu banggakan?

Bantu aku memahaminya, karena menurutku bahagiamu berbahaya. Salah satu atau kalian berdua akan terluka, jika rasa tidak diberi makna.

Atau memang seperti itu yang kamu mau? Aku yakin tidak.

Katamu, kamu bisa menjaga hati. Yang kulihat hatimu mulai mengambilalih diri.

Atau aku hanya iri?

—–

Untuk lelaki yang membuat perempuan ini berbahagia,

Aku mengajukan mosi tidak percaya.

Bagaimana bisa kamu menggandeng tangannya, saat namamu bersanding bukan bersama namanya?

Atau semua ini hanya drama?

—–

Di halaman terakhir tertulis :

Lalu mereka hidup berbahagia selama-lamanya.

Semoga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *